Yang pertama adalah ketepatan waktu. Tentunya sangat tidak mengenakkan jika angkutan umum itu jadwal keberangkatannya sering molor/terlambat. Itu untuk angkutan umum yang terjadwal, macam kereta api, bis antarkota antarpropinsi, dan pesawat terbang. Juga tepat waktu sampainya, dalam kondisi normal tentunya. Atau terukur waktunya. Kadang menyebalkan juga, sudah naik angkot misalnya, eh di tengah jalan malah ngetem dan lama pula ngetemnya. Estimasi waktu perjalanan bisa buyar. Kecuali lama waktu ngetemnya sudah masuk estimasi. Kondisi jalan macet juga bisa memperlama waktu perjalanan, apalagi di Jakarta. Sampai-sampai macet itu tidak bisa dijadikan alasan terlambat karena sudah biasa.
Yang kedua, ketepatan sampai di tempat tujuan. Nggak enak banget kan jika misalnya kita naik angkutan umum lalu diturunkan di tempat yang tidak semestinya (kecuali nyasar, itu sih karena kekonyolan diri sendiri, :D).
Ketiga, aman. Pengemudinya tidak ugal-ugalan, kondisi fisik angkutannya aman, dan aman dari kejahatan.
Keempat, nyaman. Pasti lah. Walaupun kriteria nyaman mungkin berbeda-beda, namun semestinya ada standar kenyamanan dari penyedia jasa angkutan.
Kelima, tarif. Tarif angkutan umum harus reasonable. Apa yang kita dapat sebanding dengan apa yang kita terima.
7.28.2009
Apa yang Anda Harapkan dari Angkutan Umum?
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 15.05 0 celotehan anak-anak
7.01.2009
APBN 2010 dan Pergantian Kepemimpinan
just in my humble opinion.
Menarik melihat visi dan misi ekonomi para calon pemimpin negeri ini. Salah satunya yang sempat ramai antara satu calon dengan yang lain adalah target pertumbuhan ekonomi. Salah satu calon menyebut 7 persen sebagai target yang realistis, ada yang menargetkan 8 persen, bahkan ada yang sangat optimistis dengan target pertumbuhan dua digit. Sampai sekarang saya masih belum tahu, kapan target pertumbuhan ekonomi itu akan dicapai (nggak mencermati beritanya sih... Yang tahu tolong kasih tahu saia dong...). Apakah target itu akan dicapai pada tahun 2010? Saya tidak tahu. Target pertumbuhan itu baseline-nya kapan? Jangan-jangan target pertumbuhan itu di tahun 2014 dengan baseline 2010, :D. Saya juga tidak tahu.
Menurut pendapat saya, APBN 2010 akan menghadapi tantangan pergantian kepemimpinan ini. Mengingat APBN 2010 ini disusun oleh Pemerintahan saat ini, yang mana juga berposisi sebagai incumbent (Presiden dan Wakilnya). Bagaimana target-target yang hendak dicapai dalam APBN 2010? Apakah sudah mempertimbangkan pergantian kepemimpinan yang mungkin saja target-targetnya berbeda antara calon pemimpin yang satu dengan yang lain.
Setidaknya APBN 2010 akan mempengaruhi target-target Pemerintah baru dalam 6 bulan pertama (kan setelahnya boleh APBN-P). Atau paling lama ya setahun pertama lah.
Intinya, apakah APBN 2010 yang sedang disusun itu sudah mengakomodasikan siapa nanti yang memegang Pemerintahan dengan seluruh visi, misi, target, dan program-programnya? Apakah ada risiko fiskal?
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 05.31 0 celotehan anak-anak