Di dalam perhitungan besaran anggaran subsisi, ada asumsi konsumsi BBM bersubsidi sekian juta kiloliter. Bisa nggak ya asumsi yang sekian juta kiloliter itu (atau besaran anggaran subsidi yang sekian triliun itu) menjadi batasan atas konsumsi BBM bersubsidi. Artinya, jika konsumsi BBM bersubsidi sudah sama dengan asumsi (alias jatahnya sudah habis) atau anggaran subsidinya sudah habis, maka tidak ada lagi BBM bersubsidi. Pada saat itu, pom-pom bensin akan memasang tulisan ''PREMIUM BERSUBSIDI SUDAH HABIS'' dan yang dijual adalah BBM yang tidak bersubsidi.
Mungkin, dengan cara ini setiap pembahasan anggaran akan terjadi pembahasan yang alot: menentukan berapa banyak BBM yang disubsidi dan berapa besar anggaran subsidinya. Di saat jatah BBM subsidi sudah hampir habis, akan terjadi keributan karena orang-orang berebutan BBM murah, dan mungkin akan saling menyalahkan; siapa sih yang boros pake BBM. Semoga saja nggak sampai bacok-bacokan atau lebih dari itu.
Hahaha, sekadar ide yang terlintas...
12.18.2010
Cara Mudah Membatasi Konsumsi BBM Bersubsidi
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 04.17 0 celotehan anak-anak
10.13.2010
Melati
Aku suka bunga. Salah satu bunga yang kusuka adalah melati. Melati bukanlah bunga yang fotogenik, namun aromanya yang kusuka. Wangi bunga melati itu menenangkan...
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 15.01 0 celotehan anak-anak
10.10.2010
sepenuh purnama segenap iman
'saya terima nikahnya dan kawinnya aida hanifa binti bapak subagyo satrio waluyo dengan mas kawin tersebut (dua dinar dan seperangkat alat shalat) tunai'
-rahmat mulyono, bekasi 10-10-10, 08.56 wib-
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 04.57 0 celotehan anak-anak
9.13.2010
Sayuran, Waduk Tempuran, Sate Blora
Tanggal 2 Syawal 1431 H, saya ke (kota) Blora bersama 'partner in crime', M.M (tapi bukan milimeter, sama sekali bukan). Mengambil kamera ke rumah mantan saya (mantan teman sekamar, kami sudah pisah ranjang, eh, pisah kamar dan kontrakan). Rencananya mau jalanjalan ke Sayuran, fotofoto bersama M.M.
Perlu anda ketahui, Sayuran adalah nama tempat di atas bukit. Sejuk udaranya, katanya. Di sana ada kolam renang. Setelah mengambil kamera, kami berangkat. Bersama Zara, kami menempuh perjalanan naik bukit. Masih di bawah, jalannya mulus. Ketika mulai mendaki, jalannya jelek. Sudah diingatkan oleh teman, jalannya jelek, mending ke tempat lain saja. Tapi, tingginya ekspektasi kami akan sebuah tempat bernama Sayuran membuat kami tidak peduli dengan kondisi jalan. Tempat yang sejuk di atas bukit, di tengah hutan jati yang teduh. Sepertinya indah.
Kami salah jalan, semestinya belok kanan, tapi kami belok kiri. Lumayan jauh nyasarnya. Hingga di suatu tempat bernama Waru. Sebuah desa yang terletak di bawah bukit dinding batu kapur. Yup, bukitnya seperti terbelah sehingga menampakkan dinding batu yang menjulang, membujur sepanjang bukit. Pengen rasanya naik ke atas bukit sehingga bisa memandang luas ke sekeliling. Tapi, kami menyadari kami salah jalan. Lalu kami kembali, mencari jalan yang benar.
Oke, kami sudah berada di jalan yang benar. Ternyata tidak jauh dari lokasi kami salah belok. Daaaaan... Uwow! Ini kah tempat bernama Sayuran itu? Apa yang terjadi kawankawan? Hohoho, ternyata kolam renangnya kering. Tidak terurus. Sepi. Terbengkalai. Dan, sama sekali tidak sejuk. Dan, tidak di tengah hutan jati yang teduh. Saya masih nggak percaya, ini kah tempat bernama Sayuran itu? Janganjangan saya salah.
Ya sudah, kurasa kami tidak mendapat apa yang kami inginkan. Menuju tempat lain yang disarankan oleh teman, Waduk Tempuran. Tidak jauh dari Sayuran. Jalan menuju Waduk dilewati ketika menuju Sayuran. Kondisi jalannya lebih baik.
Saya sudah lama mendengar tentang Waduk Tempuran. Ada sarana rekreasi air, tempat makan ikan bakar. Kalau kemarau airnya menyusut (dan September mestinya masih musim kemarau, walaupun kali ini banyak hujan. Serasa bukan September). Sampai di Waduk Tempuran, sesuai dengan apa yang saya dengar soal musim kemarau. Waduknya memang 'kering'. Tapi bukan karena kemarau sepertinya. Tapi karena sedang direnovasi. Pintu airnya diperbaiki. M.M fotofoto di dasar waduk. Sisi waduk yang lain dipisah dengan tanggul tanah. Di sana masih ada airnya.
Saat itu bertepatan dengan tengah hari, yang berarti pula saatnya makan siang. Terbayang lezatnya ikan bakar atau gurami goreng saus asam manis. Hmmm... Perut saya keroncongan dan saya pun sudah lesu. Karena paginya cuma makan mi sebagai syarat minum obat diare dan karena perjalanan yang melelahkan. Masuklah kami ke rumah makan. Ada tempat makan lesehan di tepi waduk, semestinya keren kalau air waduknya full. Hari itu hari kedua Lebaran. Dan... Rumah makannya puuuuenuh. Kalau orang Blora bilang 'wualllllaah ruuuuuaaaamene'. Tempat lesehan sudah penuh. Kami duduk di dalam saja. VIP Room, Layanan Cepat. We expect that. Di luar hujan, kami sekalian berteduh. Sekian lama, tak ada pelayan yang menghampiri meja kami. M.M mencoba memanggil. Mereka masih sibuk dengan tamutamu yang lain. Tak ada daftar menu di meja. Perut makin rame keroncongannya dan makin lesu. Saya sudah membayangkan lezatnya ikan goreng, segarnya jus buah. Ada sisa makanan dan minuman yang belum dibereskan di meja kami. Sekian lama, sekian lama... Kami seperti dicuekin, tidak dibutuhkan. Hujan mulai reda, kami memutuskan untuk keluar. Jadi kami ke situ hanya numpang berteduh, nunut ngiyup, sama numpang toiletnya. Gratisss. Hehe. (Lain kali kalau ke Tempuran jangan pas ramairamainya).
Akhirnya, kami kembali ke Blora. Mencari sate Blora. Eh, sate Blora itu terkenal ya? Apa sih yang bikin beda? Saya baru kedua kalinya itu makan di warung sate Blora. Di sebelah selatan alun-alun, di sebelah toko Gajah Mas, ada komplek warungwarung sate. Ada lontong tahu khas Blora, sate ayam, sate kambing, gulai. Sate Blora adalah sate ayam. Daging ayamnya dimasak dulu, bukan daging mentah yang dibakar. Bumbunya bumbu kacang. Gurih, tidak manis. Secara default sepertinya tidak memakai kecap. Sate ayam biasanya kan bumbunya saus kacang yang masih kasar dan berkecap sehingga bercita rasa manis. Makan sate Blora di warung sistemnya pay as you eat. Anda membayar sebanyak yang Anda makan, dihitung per tusuk sate. Sehabis makan, jangan cobacoba sembunyikan tusuk satenya karena itu yang akan dihitung. Nah itu di antara bedanya, kalau di tempat lain kan biasanya paket 10 tusuk sate. Sebenarnya saya ingin makan lontong tahu juga. Dulu waktu SMA kadangkadang dibelikan oleh ibu kost. Tapi saya sudah kenyang. Berdua habis 30 tusuk sate dan pastinya saya habis lebih banyak daripada M.M. (oiya, ibu kost saya itu punya warung pecel. jadi, tiap pagi waktu sma saya sarapan pecel. Aaaah... Pecel... Pecel juga nulis ini pake HP).
***
Waduk Tempuran. Adik saya bilang suatu hari nanti Mbaknya akan diajak makanmakan di Tempuran. (dan saya berpikir, ' iyo, kowe sing ngajak. Tetep aku sing mbayari. Hahaha)
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 02.19 0 celotehan anak-anak
8.27.2010
Meminimalisasi Penggunaan Software Bajakan
Berikut ini beberapa tips yang saya himpun untuk meminimalisasi penggunaan software bajakan dalam komputer.
-
Ketika membeli komputer sebaiknya membeli yang sudah preinstalled dengan software asli. Tips ini khusus untuk pembelian laptop atau desktop branded (bukan rakitan). Membeli komputer yang sudah preinstalled dengan software bisa lebih murah daripada membeli komputer dan software secara terpisah.
-
Sesuaikan aplikasi yang akan diinstall dengan kebutuhan. Anda mungkin tidak peduli dengan tampilan Aero di Windows, lalu untuk apa anda membeli Windows 7 Home Premium atau yang lebih tinggi yang harganya lebih mahal? Jika kebutuhannya hanya mengetik, membuat spreadsheet, dan presentasi untuk apa membeli aplikasi office yang lengkap?
-
Membeli satu software yang bisa dipakai untuk beberapa user. Misalnya untuk penggunaan rumahan (bukan bisnis), Anda bisa menggunakan Microsoft Office Home and Student Version yang bisa dipakai untuk 3 user, yang berarti biayanya bisa dibagi bertiga.
-
Membiasakan diri menggunakan software alternatif yang gratis. Misalnya menggunakan Open Office daripada aplikasi office yang berbayar.
-
Migrasi ke software open source. Banyak software open source yang gratis, misalnya Ubuntu Linux yang bisa digunakan untuk menggantikan OS Windows.
-
Sadarilah bahwa penggunaan software bajakan adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan.
Sebagai contoh, inilah spesifikasi laptop saya di rumah: Acer Aspire 4736 preinstalled with Microsoft Windows Vista Home Basic, Office: Microsoft Office 2007 Home and Student Version (asli dong), Open Office (free), Antivirus: Microsoft Security Essentials (free) dan avast Antivirus (free), Pengolah Gambar: Paint.net (free), Picasa (free), dan GIMP (free), CD/DVD burner bawaan dari Acer, Multimedia Player: Acer Arcade Player (bawaan), Boxee, iTunes, Winamp, VLC Media Player (free). Yang bajakan: satu game favorit, hehe.
*Penyebutan merk-merk tertentu sekadar untuk contoh, bukan bermaksud untuk promosi, hehe.
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 06.30 0 celotehan anak-anak
6.14.2010
Quotes: Jangan Menyerah, Jangan Putus Asa
If he rips my legs off, I'll bite him to death!
If he rips my head off, I'll stare him to death!
And if he gouges out my eyes, I'll curse him from the grave!
Even If i'm torn to shreds, I'm taking Sasuke back from Orochimaru!"
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 20.22 0 celotehan anak-anak
4.02.2010
Tips Sederhana Mengatasi Nyeri Migrain
Definisi paling awam dari migren adalah sakit kepala sebelah. Ada rasa berdenyut-denyut di sekitar pelipis, dahi, atau mata. Rasa nyeri ini kemudian mempengaruhi kondisi tubuh yang lain, seperti mual, wajah menjadi sembab, penglihatan kabur, tangan dan kaki terasa dingin. Meski sebenarnya sakit kepala tidak selalu berarti migrain. Tak jarang sakit kepala sebelah merupakan gejala dari penyakit atau kelainan. Misal: radang sinus, sakit gigi, atau bahkan sakit lambung. Mereka yang menggunakan kacamata biasanya terserang sakit kepala sebelah bila sudah tiba saatnya mengganti kacamata.
Penyebab migrain belum diketahui secara persis. Namun catatan kedokteran menunjukkan bahwa migrain dapat diderita oleh semua usia. Wanita lebih sering terkena migrain dibanding pria. Dan, separuh kasus migrain mempunyai riwayat keluarga migrain. Migrain biasanya menyerang di waktu pagi hari. Padahal jam-jam tersebut adalah jam-jam produktif kita bekerja. Tentu migrain sangat menganggu produktivitas. Bukan hanya karena rasa nyeri yang sangat kuat itu membuat tak bisa bekerja dengan baik, penderita biasanya mengalami gangguan emosi. Misal, menjadi gelisah, mudah marah, depresi. Oleh karena itu langkah terbaik untuk menangani penderitaan akibat migrain ini adalah berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan obat yang tepat. Namun demikian, tetap ada beberapa tips sederhana untuk meredakan nyeri migrain ini.
1--Beristirahatlah. Penderita migrain biasanya peka terhadap cahaya. Oleh karena itu untuk meredakan rasa nyeri ini, penderita disarankan untuk beristirahat di tempat yang gelap dan tenang. Jauhilah sumber-sumber keramaian dan tempat bercahaya terang. Tenangkan diri dengan sebaik-baiknya dan cobalah untuk tidur.
2--Kompres kepala dengan es/air dingin. Coba redakan rasa nyeri itu dengan mengompres bagian yang sakit dengan es atau air dingin. Dingin bisa membantu menyempitkan pembuluh darah.
3--Jauhi sumber-sumber penyebab migrain. Ada beberapa zat yanng dapat memicu migrain, seperti caffein, alkohol. Jika migrain disebabkan oleh alergi, jauhi sumber alergi, misal, coklat, susu, keju, dan monosodium glutamat (MSG) dalam vetsin. Kurangi minum kopi atau teh. Adakalanya sedikit cafein/kopi dapat meredakan migrain. Namun lebih dari secangkir kopi akan menambah rasa nyeri migrain. Selain itu, jauhi juga cologne dan bau-bauan yang menyengat karena dapat memperparah migrain.
4--Hangatkan bagian leher. Berikan kerileksan pada leher. Leher biasanya adalah bagian tubuh yang bekerja berat menopang kepala. Kelelahan pada leher dapat memicu rasa sakit kepala. Saat beristirahat, coba hangatkan leher anda. Atau, beri sedikit pijatan lembut.
5--Minum obat pereda sakit. Ada banyak obat pereda sakit berupa analgesik dan antipiretik. Aspirin biasanya menjadi pilihan banyak orang. Namun, jangan sembarang minum obat. Yang terbaik adalah obat yang dianjurkan oleh dokter anda.
Dikutip dari http://www.mail-archive.com/milis-nova@news.gramedia-majalah.com/msg00417.html
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 12.40 0 celotehan anak-anak
3.28.2010
G! Talk vs Yahoo! Messenger
"Lewat G! Talk saja kalau sama Rahmat", kalimat ini menjadi brand untuk saya di kantor, hehe, karena saya pendiam dan lebih mudah diajak berkomunikasi kalau lewat G! Talk. G! Talk memang cukup membantu dalam pekerjaan kantor. Pegawai di tempat saya bekerja memang banyak yang punya akun G! Talk (mungkin dengan alasan yang sama dengan yang saya sebutkan di atas). G! Talk saya gunakan untuk menyampaikan pesan (ya memang ini fungsinya IM kan?) dan saling mengirim file (kalau dalam satu jaringan lebih cepat). Sama boss pun kadang ber-G! Talk ria, hehehe (pak bossnya yang ngirim pesan ke saya).
Sejak YM tidak diblokir dan saya punya modem; saya sama-sama online di keduanya. Tetapi, tetap saja lebih banyak memakai G! Talk di mana kontaknya banyak yang saya kenal. Kalau di YM banyak kontak yang belum kenal karena kontaknya diimpor dari mana-mana (MP dan Facebook) ^^.
Sesuai judulnya, saya ingin membandingkan dua aplikasi IM tersebut, tentu saja berdasarkan apa yang saya rasakan dan tidak mendetail.
Soal fitur, saya kira YM lebih lengkap. Yah, mungkin karena YM memang lebih dulu ada dan G! Talk pun masih versi Beta (kapan finalnya ya?). Keduanya bisa digunakan untuk mengirim pesan (tak perlu disebut ini...), melakukan panggilan suara, dan mengirim file. G! Talk lebih sederhana dibandingkan YM. Di G! Talk smiley-nya sangat-sangat bersahaja, tidak ada audible, tidak ada environment, tidak ada buzz (beda lho sama Google Buzz), pilihan temanya sangat terbatas, dan tidak ada plugin. Soal fitur, YM lebih unggul.
G! Talk belum bisa digunakan untuk video call, kecuali menggunakan G! Mail (dan saya belum pernah mencobanya). Saya rasa fitur ini belum penting sangat bagi saya. Mungkin berbeda dengan yang sudah berkeluarga dan terpisah ruang dan waktu dengan anggota keluarganya, ^^. G! Talk bisa menggunakan musik yang sedang diputar sebagai status; tetapi dengan menggunakan pemutar musik tertentu. Saya menggunakan iTunes. Dulu pernah bisa menggunakan Winamp; tetapi sejak ada Winamp 5.5 yang terjadi malah G! Talknya berhenti bekerja kalau ingin mengaktifkan "Show current music track". YM (versi 10) untuk Windows tidak bisa melakukan itu.
Soal keamanan saat login, saya rasa YM lebih baik. YM hanya bisa online di satu tempat. Kalau mencoba online di tempat lain, maka YM yang sebelumnya online akan terputus. Berbeda dengan G! Talk yang bisa online di mana-mana sekaligus. Hal ini bisa saja menimbulkan penyalahgunaan oleh orang iseng.
Soal mengimpor kontak, YM lebih baik. YM bisa mengimpor kontak dari Multiply, Facebook, Y! Mail, Outlook, Orkut, Hotmail/Windows Live/MSN, bahkan dari G! Mail! Powerfull! Sementara G! Talk belum ada fasilitas impor kontak dari akun lain. Daftar kontak G! Talk sama dengan G! Mail. Saya rasa, ke depannya G! Talk akan berkembang lebih luas lagi. Apalagi Google sekarang punya Android (yang di dalamnya ada aplikasi G! Talk). Yah, siapa tahu nanti aplikasi G! Talk tidak hanya untuk Windows dan Android; tetapi juga untuk smartphone lainnya serta yang saya tunggu-tunggu tentu versi untuk Linux/Ubuntu (YM juga nih).
Chat Client
Semoga saya tidak salah mengistilahkan chat client untuk aplikasi yang bisa digunakan untuk ber-IM dengan banyak akun (semacam Nimbuzz, eBuddy, Digsby, dll). Kalau di Ubuntu saya suka menggunakan Pidgin (yang mulai Ubuntu 9.10 tidak disertakan dalam CD installer). Versi Windowsnya juga ada. Pidgin bisa digunakan untuk buanyak akun, misalnya YM, G! Talk, Windows Live, Facebook, dll. Sementara itu kalau untuk HP saya suka menggunakan Nimbuzz (versi Symbian) karena bisa digunakan untuk melakukan panggilan suara dan tampilannya menyatu dengan tema HP. Selain mendukung banyak layanan chatting; Nimbuzz juga bisa digunakan sebagai client Twitter, saya suka ini, hehe.
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 12.27 0 celotehan anak-anak
3.20.2010
Mungkin Sebaiknya Netbook Saja
Saya tidak tahu kemampuan netbook yang sebenarnya karena saya belum pernah menggunakannya. Kalau dilihat dari spesifikasinya yang rata-rata menggunakan prosesor Intel Atom N270/280 dengan kecepatan 1,6/1,66 GHz dan RAM 1 GB rasanya sih cukup kalau cuma untuk keperluan perkantoran, internetan, dan memutar musik (--saya jarang nonton film, hehe). Bagi saya yang masih menganggu adalah ukuran dan resolusi layarnya yang rata-rata masih 10 inch dengan resolusi 1024x600 piksel. Terlalu kecil menurut saya. Saya juga masih ragu apakah netbook itu cukup kuat untuk menjalankan Eviews, SPSS, Crystal Ball, dll. Dengan upgrade RAM mungkin akan lebih memadai, terutama untuk keperluan browsing yang memang memakan banyak memori.
Saya penasaran dengan platform Ion dari nVidia untuk netbook. Dengan chip grafis dari nVidia, konon netbbok menjadi bisa untuk memainkan video dengan format HD (high definition) dan memainkan sejumlah game. Kabarnya juga akan ada Ion 2 yang tentu saja lebih baik. Lagipula prosesor Intel Atom yang terbaru kalau nggak salah sudah dual-core. Rasa-rasanya netbook akan menjadi pilihan yang menarik disandingkan dengan notebook.
Netbook adalah pilihan bijaksana kalau Anda memakai komputer hanya untuk sekadar melaksanakan tugas perkantoran dan internetan. Selain spesifikasinya yang menurut pikiran saya sudah memadai, harganya juga lebih murah jika dibandingkan dengan notebook. Selain itu bentuknya lebih ringkas dan bobotnya lebih ringan.
Hmm, menukar kokorozasu+ dengan netbook? Saya pikir tidak, walaupun penggunaan komputer saya paling banyak adalah keperluan perkantoran, internetan, dan musikan. kokorozasu+ bisa digunakan untuk memainkan PES 2010; yang saya pikir itu tidak mungkin dilakukan dengan menggunakan netbook. Haha...
*diupload dari rumah batako, powered by sinyal hsdpa im2
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 06.25 0 celotehan anak-anak
3.03.2010
Semoga Aku, Engkau, dan Kita Semua tetap Istiqamah dalam Kebaikan
Dikutip dari buku Mencari Mutiara di Dasar Hati, Catatan Perenungan Rohani, hal. 5, penulis Muhammad Nursani, penerbit Tarbawi Press.
Mudah-mudahan yg nulis bener-bener the Anonim jam 00.39 0 celotehan anak-anak